Menghadapi Tantangan Menghafal Al-Quran: Bersyukur dan Tetap Semangat!

Menghadapi Tantangan Menghafal Al-Quran: Bersyukur dan Tetap Semangat!

25 Juni 2023 Artikel Uncategorized 0

Menghadapi Tantangan Menghafal Al-Quran: Bersyukur dan Tetap Semangat!

Apakah Anda pernah mengalami saat situasi karantina tahfizh target 20 halaman hafalan Al-Quran per hari tetapi hanya tercapai sekitar 1-5 halaman saja? Jangan putus asa meskipun hari-hari berlalu tanpa mencapai satu juz hafalan baru. Meskipun terkadang sulit, jangan biarkan kekecewaan meruntuhkan semangat Anda.

Terkadang, saat melihat teman-teman Anda dengan cepat menghafal Al-Quran, perasaan sedih dan cemburu bisa muncul. Namun, ingatlah bahwa mereka juga pernah menghadapi kesulitan yang sama dalam menghafal Al-Quran. Terutama pada tahap awal, menghafal Al-Quran di bawah 3 juz.

Namun, jangan khawatir. Tahap awal ini hanya bagian dari perjalanan. Jika Anda menggunakan sistem dan metodologi yang tepat, pasti akan ada percepatan dalam kemukjizatan Al-Quran dalam hafalan Anda.

Banyak orang merasa frustrasi, cemas, gelisah, atau bahkan putus asa ketika target mereka tidak tercapai. Bahkan, ada yang mengutuk dirinya sendiri karena merasa tidak mampu menghafal Al-Quran. Tetapi, untuk dapat menghafal Al-Quran dengan baik, kita harus bersyukur saat menghadapi kesulitan ini. Bersyukurlah karena Allah sedang menguji kesungguhan kita dalam menghafal kalam-Nya.

Bersyukur atas hafalan Al-Quran yang sudah Anda capai, dan tetap semangat untuk mencapai hafalan Al-Quran berikutnya. Seperti yang disampaikan oleh Dr. KH. Ahsin Sakho Muhammad, MA., Al-Hafizh, guru kita, banyak kosakata Al-Quran yang berulang. Ini merupakan kemudahan Al-Quran yang luar biasa. Bersyukurlah atas hal itu.

Jika Anda mengikuti Karantina Tahfizh Al-Quran Nasional dengan metode karantina tahfizh, maka Anda harus mengikuti semua ketentuannya. Karantina Tahfizh Al-Quran Nasional dikenal dengan akselerasi menghafal Al-Quran 30 juz dalam waktu sebulan, dan setelah itu adalah masa muraja’ah seumur hidup.

Jika Anda menjalankan seluruh program dengan baik, Insya Allah, Anda akan mampu menyelesaikan hafalan Al-Quran per halaman hingga 30 juz kurang dari sebulan.

Ingatlah, segala hasil usaha sudah ditentukan oleh Allah Subhanahu Wata’ala. Tidak perlu khawatir, cemas, atau gelisah. Bersyukurlah karena hafalan Al-Quran tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak ayat yang Anda hafal lancar, tetapi juga seberapa banyak huruf yang Anda baca dalam hafalan maupun tilawah Al-Quran.

Setiap huruf Al-Quran yang Anda baca bernilai sepuluh kali lipat pahalanya. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Siapa saja membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Quran), maka dia akan mendapat satu kebaikan. Sedangkan satu kebaikan dilipatkan kepada sepuluh semisalnya. Aku tidak mengatakan alif lâm mîm satu huruf. Akan tetapi, alif satu huruf, lâm satu huruf, dan mîm satu huruf,” (HR. At-Tirmidzi).

Jika Anda belum mencapai target yang diharapkan, evaluasi dan strategi diperlukan agar ikhtiar dan hasil yang dicapai bisa lebih maksimal.

Jika Anda dapat menghafal 1-5 halaman Al-Quran dalam 10-12 jam sehari, itu berarti masih ada ruang untuk mengoptimalkan usaha Anda. Teruslah berusaha agar setiap hari Anda bisa mencapai hafalan 20-30 halaman. Bismillah…

Berikut ini adalah daftar pertanyaan yang harus Anda perhatikan agar pelaksanaan karantina tahfizh dapat diikuti dengan maksimal:

  1. Apakah Anda telah mengikuti langkah-langkah sesuai SOP sejak awal pendaftaran? SOP dapat diibaratkan sebagai resep praktis yang dirancang untuk membantu Anda menghafal Al-Quran sesuai dengan target yang ditetapkan oleh penyelenggara dan peserta.
  2. Apakah ada sisi ruhiyah, spiritual, keyakinan, atau prasangka negatif dalam menghadapi hafalan Al-Quran? Keyakinan negatif dapat menghambat upaya Anda dalam menghafal Al-Quran.
  3. Apakah Anda sudah memahami sistem dan metode yang diterapkan di Karantina Tahfizh Al-Quran Nasional? Setiap metode menghafal Al-Quran pasti melibatkan pembacaan berulang. Namun, di Yayasan Karantina Tahfizh Al-Quran Nasional, terdapat metode standar yang disebut Yadain Litahfizhil Qur’an. Pastikan Anda menguasai dan mempraktikkan metode ini dengan baik.
  4. Apakah bacaan Anda memenuhi standar tartil dan hadr di Karantina Tahfizh Al-Quran? Bacaan yang sesuai dengan kaidah tajwid akan sangat membantu Anda dalam menghafal Al-Quran dengan baik dan benar, tanpa melanggar aturan tajwid.

Menghafal Al-Quran membutuhkan perawatan kondisi fisik, mental, dan spiritual. Hal ini bertujuan agar Anda dapat menghafal Al-Quran secara optimal.

Selama proses Karantina Tahfizh Al-Quran Nasional, para muhaffizh-muhaffizhah dilarang menggunakan bentakan atau penekanan fisik/mental terhadap peserta. Sebaliknya, mereka harus membantu peserta dengan cara menunjukkan solusi terbaik yang diharapkan.

Jadi, jangan putus asa meskipun hari-hari berlalu tanpa mencapai satu juz hafalan baru. Berikut adalah alokasi durasi untuk menghafal Al-Quran. Meskipun awalnya terasa lambat, setelah Anda menerapkan metode ini pada minimal 3 juz, maka akan terjadi percepatan yang signifikan.

Berkunjunglah ke www.satubulanhafalquran.com untuk informasi lebih lanjut.

Yadi Iryadi, S.Pd.
Founder Metode Yadain Litahfizhil Qur’an

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chatting WhatsApp
Assalamu'alaikum
Silakan, pengunjung boleh bertanya mengenai program kami.